Fachri Husni Alkatiri Rayakan Hari Raya Idul Adha 1439 di Geser

Fachri Husni Alkatiri Rayakan Hari Raya Idul Adha 1439 di Geser


Fachri Husni Alkatiri Rayakan Hari Raya Idul Adha 1439 di Geser

Posted: 27 Aug 2018 10:01 AM PDT

Fachri Husni Alkatiri Rayakan Hari Raya Idul Adha 1439 di GeserGESER, LELEMUKU.COM - Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku, Fachri Husni Alkatiri, Lc., M.Si bersama istri Fahrina Fachri Alkatiri melaksanakan Shalat idul Adha di Masjid Jami, Kota Geser, Kecamatan Seram Timur pada Rabu (22/3).

Ikut bersama dalam rombongan Wakil Bupati, kepala Dinas Pemberdayaan Desa Bapak Jafar Kuwairumaratu dan Kepala Bagian Humas SBT, Ilham Hoedrawi.

Rombongan Wakil Bupati berangkat menggunakan Speed Pemda SBT dari Desa Keta, Kecamatan Siritaunwida Timur menuju Geser. rombongan dijemput oleh Camat Seram Timur, Kapolsek Seram Timur, dan masyarakat Kota Geser. Tarian Sau reka reka (toki gaba-gaba) dan hadrat membuat suasana penyambutan bertambah meriah.

Agenda Wakil Bupati di Kota geser diawali dengan silaturahmi bersama masyarakat kampung baru, berdiskusi dan mendengar pendepat dan masukan masyarakat setempat.

Sebagai seorang da'i, Wakil Bupati juga mengisi khutbah Idul adha 1439 H. di Masjid Jami Geser. Seusai shalat Idul Adha wakil bupati bersama masyarakat kota geser menghadiri prosesi penyembelihan hewan Qurban di antaranya penyembelihan Hewan Qurban di dusun Lomin, Dusun Kilwaru dan di masjid Jami Kota geser.

Kamis, (23/8), sehari setelah merayakan Hari Raya Idul Adha Wakil Bupati berserta rombongan bersilaturahmi ke Desa urung menghadiri acara penutupan halal bi halal yang di selenggarakan oleh pemuda dan masyarakat Desa urung dan sekitarnya.

Usai menghadiri acara penutupan halal bi halal Wakil Bupati menyempatkan diri bersama pemuda Kiltai dibawa komando Farid Khow meninjau Pulau Neden. Farid Khow bersama beberapa temannya berencana menjadikan pulau neden sebagi salah satu objek wisata yang menarik di kota geser.

Setelah meninjau Pulau Neden, wakil bupati dan rombongan kembali ke kota bula menggunakan Speed pemda. namun tak lansung kembali melainkan menghadiri undangan acara penutupan lomba-lomba perayaan hari Raya idul Adha 1439 hijriah di Desa Liantasik Kecamatan Siritaunwida Timur.

Pemuda pemudi Desa Liantasik mengundang Wakil Bupati untuk menutup acara lomba sekaligus memberikan tausiah idul Adha kepada msayrakat setempat. (HumasProSBT)

Air Pasang Sulitkan Pembersihan Pesisir Teluk Ambon

Posted: 27 Aug 2018 09:41 AM PDT

Air Pasang Sulitkan Pembersihan Pesisir Teluk AmbonAMBON, LELEMUKU.COM - Kondisi air pasang di pesisir pantai Teluk Ambon menyulitkan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Provinsi Maluku bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam hal ini Koramil 1504-01/Sirimau dalam membersihkan pesisir teluk Ambon di kawasan pasar ikan Arumbai, Mardika, Senin (27/08).

Proses pembersihan secara manual ini terkendala air pasang surut sehingga Kapal mengalami hambatan untuk lebih mendekat ke pagar pantai, sehingga penyemprotan pinggir Pantai Losari sampai Pasar Arumbai belum dapat dilaksanakan.

Selain itu Pemkot Kota Ambon bersama Aparat berkordinasi dengan KRU Pelindo sehingga pada sore nanti  saat air laut pasang dapat dilaksanakan penyemprotan kembali. (Penrem151)

Alvin Tehupeiory Jadi Atlet Kebanggaan Kodam Pattimura

Posted: 27 Aug 2018 09:32 AM PDT

Alvin Tehupeiory Jadi Atlet Kebanggaan Kodam PattimuraAMBON, LELEMUKU.COM - Sersan Dua (Serda) (K) Alvin Tehupeiory merupakan salah satu atlet kebanggan yang dimiliki oleh Kodam XVI/Pattimura. Perempuan asal Hutumuri tersebut merupakan atlet lari gawang yang lahir di Ambon, pada 05 April 1995.

Anak ke-3 dari 4 bersaudara pasangan Alm. Wellem Tehupeiory dan Ibu Maria Kailuhu ini memulai karir sebagai atlet lari gawang sejak umur 15 tahun. Dirinya menjadi atlet karena memang kemauan sendiri.

Menurutnya dengan menjadi atlet, Dia mampu membahagiakan kedua orang tuanya, terlebih bagi almarhum Ayahnya. Berkat menjadi atlet, kini dia telah mewujudkan cita-citanya untuk mengabdi kepada negara dengan menjadi Tentara (Kowad).

Sebelum meninggal, Ayahnya berpesan kalau dirinya ingin melihat anaknya berlaga di kejuaraan Asian Games seperti sekarang.

"Dan akhirnya Saya buktikan itu buat almarhum Papa melalui Kejuaraan Asian Games Tahun 2018", ujar Perempuan asli bumi raja-raja tersebut pada  Senin (27/8).

"Saya Akan berjuang semampu saya untuk Negara, Daerah, Orang Tua serta Kesatuan Saya" tegasnya.

Dengan tinggi 169 cm dan berat 54 kg itu, Dirinya terpilih menjadi atlet Asian Games Tahun 2018 mewakili Indonesia di Cabang Olah Raga Lari Gawang Putri 200 m.

Dirinya memiliki segudang prestasi yang dibilang sangat membanggakan. Mulai dari Juara dua pada event Panglima Open Lari 100 M (2015), Juara Dua Lari Estafet 4X400 M Putri pada Kejuaraan PON Jabar (2016), juara satu lari gawang putri 400 M pada PON Jabar (2016), Juara satu pada 3 mata Cabor (Lari 400 m gawang putri, setafet 4x400 M putri dan lari estafet 4x100 M Putri) pada Kejuaraan Panglima di Bandung (2016), Juara satu lari 400 M Gawang Putri pada Jateng Open (2017), Juara satu 400 m dan 200 M lari gawang putri pada Kejurnas Senior di Jakarta (2018) dan masih banyak lagi.

Dengan kondisi Alvin kini, bukan hanya keluarganya, tentunya Kodam XVI/Pattimura bangga dan sangat mengapresiasi dengan segala prestasinya di tingkat nasional maupun internasional. (Pendam16)

Ingin Gelar Festival, Fachri Husni Alkatiri Kunjungi Pulau Neden di Kiltai

Posted: 27 Aug 2018 09:12 AM PDT

Fachri Husni Alkatiri Kunjungi Pulau Neden di KiltaiKILTAI, LELEMUKU.COM - Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku, Fachri Husni Alkatiri, Lc., M.Si bersama sejumlah pemuda Desa Kiltai, Kecamatan Seram Timur meninjau Pulau Neden pada Selasa (23/8).

Pulau Neden merupakan salah satu pulau diantara pulau pulau yang indah di Kabupaten Seram Bagian Timur. pulau kecil yang berada di tengah laut antara Kecamatan Seram Timur dan Kecamatan Gorom. Pulau Neden sendiri masuk dalam wilayah kekuasaan Desa Kiltai Kecamatan Seram Timur.

Dalam kunjungan itu, Farid Khow yang menjadi koordinator rombongan kunjungan menjelaskan pulau ini direncanakan akan di jadikan salah satu objek wisata mancing, diving dan Snorkling yang menarik di Kecamatan Seram Timur.

Farid bersama pemuda desa Kiltai merencanakan akan menyelenggarakan Festival Pulau Neden dengan agenda kegiatan utama diving, snorkling, lomba mancing dan beberapa kegiatan lainnya.

Wakil Bupati menyambut baik ide kreatif yang disampaikan Komunitas anak muda desa kiltai ini. bahkan setelah melihat betapa indahnya pulau neden, Wakil Bupati berkeinginan menyelenggarakan kemah akhir tahun Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Seram Bagian Timur di pulau ini.

Kemah di pulau neden ini sekaligus menjadi stimulus kepada para wisatawan lokal, nasional bahkan internasional agar bisa melirik dan mau berkunjung ke pulau tersebut. (HumasProSBT)

Pemda MTB Gelar Pelatihan Penatausahaan Keuangan Desa Tahun 2018

Posted: 27 Aug 2018 08:12 AM PDT

Pemda MTB Gelar Pelatihan Penatausahaan Keuangan Desa Tahun 2018SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar pelatihan penatausahaan keuangan desa bagi aparatur pemerintah desa (Pemdes) tahun 2018.

Melalui Sambutan Bupati MTB, Petrus Fatlolon, SH., MH, yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Piterson Rangkoratat, SH mengatakan bahwa Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) selaku pengemban amanat untuk mempercepat peningkatan akuntabilitas keuangan Negara telah mengembangkan "Sistim Aplikasi Tata Kelola Keuangan Desa" yang dapat digunakan untuk membantu Pemdes dalam melakukan pengelolaan keuangan desa.

"Penguasahan aplikasi sistim keuangan desa ini akan sangat membantu pemdes dalam penginput perencanaan desa, penganggaran maupun tata kelola keuangan desa. Perangkat desa, terutama sekretaris, bendahara dan operator desa perlu diberikan pengetahuan dan ketrampilan terkait penggunaan aplikasi siskeudes ini," kata dia saat membuka dengan resmi kegiatan tersebut, yang bertempat di Aula Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Imaculata Samulaki, Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel), pada Senin (27/8).

Bupati Fatlolon pun mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap agar momentum pelatihan itu dapat dimanfaatkan secara baik oleh seluruh peserta pelatihan, yang terdiri dari 320 peserta, yang berasal dari 80 desa di 10 Kecamatan se-Kepulauan Tanimbar.

"Pelajarilah sebaik mungkin penggunaan aplikasi sistim keuangan desa sebagai instrument yang dapat dimanfaatkan guna menatakelola perencanaan, penganggaran dan penatausahaan keuangan desa," harapnya.

Selain itu Panitia kegiatan, Joris Laturake, S.S, yang juga selaku Kepala Seksi Pengelolaan Keuangan Desa Dinas PMD membeberkan tujuan kegiatan ini adalah agar aparatur Pemdes, yakni Kepala, Sekretaris, Bendahara dan Operator Desa dapat mengerti dan memahami tata cara pengelolaan keuangan dengan menggunakan aplikasi Siskeudes.

"Sasarannya pada peningkatan kapasitas seluruh aparatur pemdes dalam pelaksanaan pertanggungajawaban pengelolaan keuangan menggunakan aplikasi keuangan desa," beber dia.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu Senin (27/8) dan Selasa (28/8), dengan menghadirkan narasumber Kepala Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Kantor MTB Firman Syah, Kepala Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan Saumlaki Kukuh Hanna Prapanca, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja (Perindagnaker) dan Dinas PMD. Turut hadir juga Asisten I Bidang Pemerintahan Yohanis Batseran, S.Sos dan para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). (Laura Sobuber/DiskominfoMTB)

Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 2018 di MTB Lancar

Posted: 27 Aug 2018 06:07 AM PDT

Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 2018 di MTB Lancar SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1439 Hidjriah Tahun 2018 di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku berlangsung lancar, pada  Rabu (22/8).

"Alhamdulillah penyembelihan lancar tanpa ada kendala apapun berkat kejasama semua pihak," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) MTB, Haji Tamsil Herman saat memantau kegiatan penyembelihan dan pembagian hewan kurban di Halaman Mesjid Baiturrahman Kota Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel).

Haji Tamsil mengaku untuk jumlah kupon hewan kurban di Mesjid Baiturrahman sendiri, pihaknya telah menyiapkan kurang lebih 400 kupon, yang akan diberikan kepada orang-orang yang berhak untuk menerimanya. 

Menurutnya makna dari Idul Adha adalah bukan milik perseorangan atau milik kaum muslim saja, tetapi milik semua masyarakat di Bumi Duan Lolat, yaitu umat muslim dan non muslim.

"Saya turun langsung untuk melihat proses pembagian kupon tersebut, jadi pasti yang mendapatan kupon adalah yang berhak memperolehnya, yang jelas habis menyembelihan kita langsung bagi ke orang yang berhak menerima kurban itu, setelah ada lebihnya baru kita kasih di keluarga-keluarga kita yang non muslim," akunya.

Kegiatan penyembelihan hewan kurban tersebut dilangsungkan di masing-masing masjid di Kepulauan Tanimbar dan proses pembagiannya sendiri akan dimulai pada pukul 11.30 WIT. Jumlah hewan kurban di Kota Saumlaki adalah sebanyak  35 ekor, diantaranya 12 ekor di Kepolisian Resor (Polres) MTB, 7 ekor di Masjid Nur, 8 ekor Mesjid Baiturrahman, 7 ekor di Batalyon dan 1 ekor di Masjid Babu At-Taqwa. (Laura Sobuber)

Pemkab MTB Sikapi Pelarangan SMK Negeri Seira

Posted: 27 Aug 2018 01:17 AM PDT

Pemkab MTB Sikapi Pelarangan SMK Negeri SeiraSAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku sikapi insiden pelarangan kepada siswa-siswi dan para guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Seira untuk berpartisipasi dalam perayaan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 73 dan berujung pada tidak diundangnya sekolah itu pada upacara detik-detik proklamasi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Camat Wermaktian, Charles Utuwally.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda), Piterson Rangkoratat, SH, insiden ini akan segera dituntaskan pemkab melalui cara mediasi. Sebab diakui, hal ini muncul akibat kurangnya komunikasi antara kedua pejabat terkait sehingga penafsiran terkait aturan tersebut dipandang dari sudut pandang masing-masing.

"Untuk polemik yang sementara terjadi antara Camat Wermaktian dan Kepala SMK Negeri Seira, saya kira itu hanya miss-komunikasi terkait dengan keterlibatan SMK pada sejumlah pelaksanaan kegiatan menyongsong HUT RI Ke-73," ujar dia kepada Lelemuku.com pada Senin (27/8).

Dikatakan hal ini telah diketahui Bupati MTB, Petrus Fatlolon SH., MH dengan mengarahkan para Asisten I Bidang Pemerintahan Yohanis Batseran S.Sos dan Asisten III Bidang Administrasi Umum, Rynhard S. Matatula SP, M. Si untuk mengetahui duduk masalah, guna menuntaskan hal ini dengan segera.

"Karena sudah berkembang cukup besar di media sosial atas petunjuk pimpinan tadi. Kami sudah memanggil camat untuk menghadap melalui Asisten I dan juga kepala SMK melalui kepala UPTD utuk ketemu dengan Asisten III dalam rangka meminta klarifikasi atas ketidaksesuaian pendapat antara satu dengan yang lain yang kemudian menimbulkan polemik," ujar Sekda.

Ia mengharapkan dari hasil klarifikasi tersebut, kemudian akan ada langkah-langkah yang perlu diambil untuk kemudian masalah ini bisa terselesaikan secara baik.

"Sebetulnya tentang masing-masing mempertahankan sikap itu hal yang wajar, nah masing-masing juga menginterprestasi peraturan perundang-undangan terkait dengan kewenangan yang ada. Pada camat termasuk kewenangannya yang ada dan pada Kepala SMK yang kewenangan pendidikannya saat ini ada pada pemda provinsi," jelas Rangkoratat.

Ditegaskan pemkab tidak ingin masalah ini menjadi preseden buruk bagi Maluku Tenggara Barat, sebab visi Pemkab saat ini adalah menjadikan Kepulauan Tanimbar sebagai kabupaten yang tertib dan taat aturan menjadi patokannya.

"Jadi besok itu sudah mulai kita mengambil langkah-langkah, harapannya kalau mereka sudah ketemu kita akan selesaikan baik-baik tanpa harus ke ranah hukum. Saya tadi sudah mengarahkan kepada Asisten III untuk Kadis Pendidikan Kab MTB itu bisa hadir juga bersama dengan kepala UPTD termasuk Kepala Sekolah SMK agar masalahnya bisa kita selesaikan," ujar dia.

Sekda juga optimis, hal ini akan terselesaikan dengan baik tanpa ada lagi masalah baru kedepannya.

"Saya yakin hal itu dapat diselesaikan dengan baik, kalau saja antara camat termasuk Kepala Sekolah SMK mereka saling berkoordinasi bersinerji dengan baik untuk, kemudian menyelesaikan masalah itu," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, Plt Camat Wermakatian, Charles Utuwally melarang siswa-siswi SMK Negeri Seira mengikuti iven guna memeriahkan HUT RI ke 73, meski para siswa tersebut tidak menggunakan nama sekolahnya. Serta berujung pada tidak diundangnya sekolah tersebut guna menghadiri upacara hari kemerdekaan.

Ia mengatakan bahwa larangan itu bukan disebabkan oleh dirinya, tetapi dirinya menuding kepala sekolah SMK yang tidak bekerja sama dengannya saat dirinya meminta anak muridnya terlibat dalam pasukan pengibar bendera (Paskibra), karena surat permintaan terkait paskibra dari dirinya itu sesuai dengan prosedur yang berlaku. Yakni pihak Kecamatan menyurati kepala sekolah, kemudian sekolah yang memberitahukan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispenbud) Provinsi Maluku, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) MTB bahwa siswa sekolah mereka diminta untuk menjadi anggota paskibra.

"Jadi tidak ada koordinasi antara pihak kecamatan dan UPTD. Surat dari camat secara resmi, dicap dan ditandatangani. Yang punya bawahan langsung ke kepala sekolah kan UPTD. Kalau saya telah menyurati kepsek-kepsek, ya kepsek berdasarkan surat dari camat yang menyurati ke UPTD untuk meminta atau menyampaikan bahwa kecamatan menyurati minta kesediaan saya mengijinkan anak-anak sekolah untuk mengikuti paskibra," beber dia.

Akibat masalah koordinasi itu, camat menyatakan paskibra dari SMK tersebut kemudian ditarik kembali oleh kepala sekolahnya.

"Setelah diseleksi oleh pihak kepolisian dan dilakukan latihan untuk pertama kali atau hari pertama kepsek menarik seluruh siswa SMK untuk tidak mengikuti kegiatan paskibra untuk menyongsong 17 Agustus. Saat itu saya sedang mengikuti kegiatan pendampingan para kepala desa untuk mengikuti bimtek di Bandung, sehingga saya hanya ditelepon untuk disampaikan saat ini saya menyampaikan bahwa terserah saja kalau mereka tidak bersedia sampaikan kepada pihak kepolisian untuk merekrut semuanya dari SMA," ujar dia.

Ia menyatakan pasca pelarangan tersebut, ia berharap agar kepala sekolah dapat menaati aturan etika kepegawaian yang harus mendatangi dirinya guna menjelaskan alasan sekolah menarik para siswa.

"Setelah saya balik, dari pihak sekolah tidak sama sekali datang ke saya. Saya menyurati secara resmi saja saat itu, saya sebagai pimpinan kecamatan semestinya sesuai dengan birokarsi aturan soal etika kepegawaian kan mereka dibawah saya semestinya mereka harus datang kepada saya," ujar dia.

Ia juga mengklaim bahwa dirinya tidak pernah mengetahui jika panitia dan pemerintah desa telah memaksa para siswa tersebut untuk mengundurkan diri secara terpaksa dari lomba-lomba jelang HUT RI ke 73 kali ini.

"Saya tidak tahu kalau panitia mengusir anak-anak sekolah saat ikut lomba," tutup dia.

Sementara Kepsek SMK Negeri Seira, Fransiskus Xaverius Ratuarat, S.Pd membenarkan persoalan sekolahnya tidak dilibatkan dalam kegiatan menyongsong HUT RI berawal dari Plt Camat Wermaktian yang menyurati sekolah untuk meminta kesediaan siswanya dilibatkan dalam paskibra.

"Kemudian dari surat itu kami dari pihak sekolah kembali membalas surat Plt. camat perihal pemberitahuan bahwa mengingat bahwa SMA dan SMK di kabupaten MTB telah diserahkan secara penuh ke pemerintah Provinsi Maluku. Itu menjadi kewenangan pemerintah provinsi dan oleh sebab itu segala kordinasi yang terkait dengan tenaga guru, pegawai honor maupun siswa yang hendak digunakan, dipakai dalam kegiatan-kegiatan nasional ataupun kedaerahan itu mestinya pemerintah kecamatan harus berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku dalam hal ini kepala UPTD Kabupaten MTB," papar dia.

Diungkapkan hal inilah yang menjadi pemicu kesalahpahaman sehingga berujung pada pelarangan siswa-siswi SMK Negeri Seira dalam berbagai kegiatan pada HUT RI tahun 2018.

"Jadi dalam kesempatan itu dari pemerintah kecamatan tidak membangun koordinasi dengan kepala UPTD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku di Kabupaten MTB. Tetapi secara sepihak, mereka langsung membatasi semua siswa juga guru dan pegawai SMK Negeri Seira untuk tidak dilibatkan dengan semua kegiatan menyongsong perayaan HUT RI ke 73," ungkap dia.

Ratuarat juga membenarkan masalah ini, dan berakibat pada tidak diundangnya para siswa SMK yang terpaksa ikut berbaris di deretan masyarakat.

"Jadi dalam kesempatan itu dari pemerintah kecamatan tidak membangun koordinasi dengan kepala UPTD SMA/SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Provinsi Maluku di Kabupaten MTB. Tetapi secara sepihak mereka langsung membatasi semua siswa juga guru dan pegawai SMK Negeri Seira untuk tidak dilibatkan dengan semua kegiatan menyongsong perayaan termasuk upacara HUT RI ke 73," papar dia.

Ia menyatakan pelarangan ini sangat fatal sebab telah melarang secara terang-terangan warga negara Indonesia dalam merayakan hari kenegaraan yang wajib diikuti oleh seluruh warga negara.

"Ini masuk dalam pelanggaran hukum tentang perbuatan tidak menyenangkan sebagaimana dimaksud dalam bab 18 tentang kemerdekaan orang yang sebagaimana dimuat dalam pasal 335 ayat 1 KUHP juga perbuatan seperti ini juga melanggar undang-undang RI no 31 tahun 1999 tentang HAM," papar dia.

Terkait hal ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dispenbud Provinsi Maluku melalui UPTD SMA/SMK dan akan melanjutkan laporan ini ke pihak-pihak terkait. (Albert Batlayeri)

Mansur Tuharea Serahkan 23 Ekor Sapi ke 9 Kecamatan di Seram Bagian Barat

Posted: 26 Aug 2018 11:30 PM PDT

Mansur Tuharea Serahkan 23 Ekor Sapi ke 9 Kecamatan di Seram Bagian BaratPIRU, LELEMUKU.COM - Memperingati Hari Raya idul Adha 1439 H Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku memberikan 23 ekor sapi sebagai hewan kurban yang akan dialokasikan pada 9 Kecamatan yang ada di Kabupaten SBB.

Penyerahan 23 hewan kurban ini diserahkan langsung oleh Sekertaris Daerah Mansur Tuharea,SH,MM yang didampingi oleh Kabag Kesra Setda SBB  Acer Pattylouw, Wakapolres SBB  Kompol. Bachri Hehanussa, Camat Seram Barat, Roni Salenussa Spi,Mpa. Dan Kepala Urusan Agama Seram Barat La Budiman, dan seluruh staf, dan pegawai Bagian Kesra Setda Kabupaten Seram Bagian Barat.

Sekda dalam sambutannya mengatakan penyerahan hewan kurban yang dilakukan tahun ini adalah merupakan wujud kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten SBB terhadap umat Islam di daerah tercinta ini, agar di hari yang berbahagia tersebut khususnya bagi kaum fakir miskin dapat merasakan kebahagiaan bersama-sama dengan segenap umat Islam lainnya.

Ia menyatakan penyembelihan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha pada hakekatnya adalah untuk mengenang kembali suatu peristiwa iman yang terjadi pada diri Nabi Ibrahim dan putranya yaitu Nabi Ismail.

"Sungguh suatu ujian yang sangat berat karena Tuhan memerintahkan kepada Nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya yang bernama Ismail dengan tangannya sendiri," ujar dia.

Memaknai hal ini ia berharap kepada umat Islam yang ada di Kabupaten tersebut agar dapat menjaga kedamaian dengan sesama dan juga kepada lingkungan sekitar.

"Kepada segenap umat Islam dan semua umat yang ada di Bumi Saka Mese Nusa, saya menghibau untuk lebih mendekatkan diri kepada tuhan sang pencipta alam, menjaga hubungan yang harmonis dengan sesame manusia serta melestarikan alam lingkungan sehingga ada harmonisasi dan kesimbangan dalam menjalani hidup ini," ujar dia.

Penyerahan hewan kurban pada tahun ini berjumlah 23 ekor sapi yang akan dialokasikan pada 9 Kecamatan. Diharapkan penyerahan hewan kurban oleh Pemerintah Daerah dapat dimanfaatkan dan disalurkan sesuai dengan keluarga atau orang-orang yang menjadi sasaran atau yang berhak untuk menerimanya, sebab jangan sampai ada pembagian yang tidak kena mengena pada keluarga-keluarga sasaran itu sangat fatal. (DiskominfoSBB)

Yasin Payapo Hadiri Peletakan Batu Pembangunan Ponpes Darusalam Kamal

Posted: 26 Aug 2018 11:21 PM PDT

KAMAL, LELEMUKU.COM - Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku, Drs. M Yasin, Payapo,M.Pd yang didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab SBB berkesempatan menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Darusalam Kamal, Desa Kamal, Keamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2018.

Pada intinya Pemerintah Daerah sangat mengapresiasikan dan berterima kasih banyak atas berlangsungnya acara, peletakan batu pertama pembangunan pondik pesantren di daerah yang bertajuk Saka Mese Nusa, Kabupaten Seram Bagian Barat, sebab hal ini bertujuan untuk membangun keimanan dan spiritualitas umat dalam menyiapkan dan membentuk Sumber daya manusia yang berakhlak dan bermoral sebagaimana nilai Ketuhanan Yang Maha Esa.

"semogga dengan adanya pembangunan pondok pesantren Darussalam di Desa Kamal, dapat memberikan kontribusi bagi pembinaan kemasyarakatan serta penyiapan SDM yang religious, berwawasan nasional dan kebangsaan di tengah-tengah berkebhinekaan sehingga tetap mempererat rekatan persatuan dan kesatuan, tatanan kehidupan masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat yang harmonis, rukun, aman dan damai. " kta Bupati.

Lanjut Bupati, dengan adanya pembangunan pondok pesantren Darussalam Kamal diharapkan kedepan dapat membantu Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten SBB dalam melahirkan santri-santri yang berbudi pekerti dan berdedikasi yang tinggi, demi terwujudnya masyarakat yang religious islamia. Pada tahun 2015 Kabupaten SBB pernah meraih prestasi erbaik yaitu juara umum dalam lomba Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXVI Tingkat Provinsi Maluku, maka dengan adanya pembangunan pondok pesantren ini juga akan menciptakan dan melahirkan putra-putri yang dapat di andalkan pada iven-iven Nasional keagamaan, yaitu Putra-putri asal Bumi Saka Mese Nusa yang benar-benar mahir dalam Tilawatil Qur'an.

Bupati berharap kepada majelis perintis pembangunan pondok pesantren ini, agar lebih tetap bersemangat walaupun masih banyak kekurangan dan keterbatasan yang ada semoga apa yang telah kita perbuat bersama di hari ini selalu mendapat ridho dari Allah (SWT) Tuhan yang Maha Esa. (DiskominfoSBB)

Inilah DCS Anggota DPR-RI pada Pemilu 2019 dari Dapil Papua Barat

Posted: 26 Aug 2018 11:08 PM PDT

Inilah DCS Anggota DPR-RI pada Pemilu 2019 dari Dapil Papua BaratJAKARTA, LELEMUKU.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU)  pada Sabtu (11/8) telah merilis daftar calon sementara (DCS) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 dari daerah pemilihan (dapil) Provinsi Papua Barat.

Total calon sementara yang mendaftar adalah 33 orang dari 12 partai. Saat ini, KPU masih di tahap menerima masukan dan tanggapan dari masyarakat hingga 21 Agustus 2018. Masih ada beberapa tahapan lagi sebelum KPU mengumumkan Daftar Calon Tetap pada 21-23 September 2018.

KPU mengimbau kepada masyarakat untuk menilai rekam jejak dan melaporkan apabila ada temuan terkait nama-nama DCS yang terindikasi merupakan mantan narapidana dengan ancaman lebih dari 5 tahun serta terbelit diantara tiga kasus yakni korupsi, kejahatan seksual anak dan narkoba.
Selanjutnya masyarakat melaporkan terkait status pekerjaannya, apakah DCS merupakan pegawai negeri aktif atau kades atau perangkat desa dan belum mengundurkan diri. Serta ijazah yang digunakannya. Jika ketahuan, dipersilahkan memberikan klarifikasi ke KPU bersama bukti dan saksi serta akan diproses lebih lanjut. Berikut adalah masing-masing daftar calon yang bertarung tersebut.

3 calon legislatif (caleg) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diantaranya Irene Manibuy SH (Manokwari); Abdul Kadir Zailani H.DH (Kota Bekas) dan Intan Pandini (Lebak).

Caleg dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), diantaranya Ahmad Nausrau, S.Pd. I. MM (Kaimana); Daud Indouw (Manokwari); dan Ayu Humairah Bataray SH, MSi (Manokwari).

Caleg dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan diantaranya Harvey B. Malaihollo (Jakarta Selatan); Jimmy Demianus Ijie SH (kota Sorong); dan Ida Novelina, SE (Manokwar).

Para caleg dari Partai Golongan Karya (Golkar) yakni Robert Y. Kardinal, S.AB (Jakarta Utara); Origenes Nauw S.Pd (Kota Sorong); dan Emy Mariyati SH (Kota Kediri).

Caleg dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) diantaranya Rico Sia (Kota Sorong); Obet Rumbruren, A.Ma (Manokwari); dan Zulhaidah Kalsum Rengen, S.Pd.I (Fakfak).

2 caleg dari Partai Garuda diantaranya Syihan Hirzan Silaratubun (Kota Tual) dan Nurhotimah (Jakarta Timur).

Selanjutnya caleg dari Partai Berkarya yakni Abdul Hakim Achmad Aituarauw (Jakarta Utara) dan Erna Fonataba (Jakarta Utara).

Calon legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ialah Anna Kurniawati S.IP., MBA (Jakarta Timur) dan HJ Ratih Arisanti (Manokwari).

Kemudian caleg dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) adalah Willem Frans Ansanay SH (Jakarta Timur); Jonathan Rumainum SE., MBA (Kota Bekasi); dan Iramaya S.Pd (Manokwari).

Caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yakni Sitti Marijam Thawil (Jakarta Pusat); Syamsiah (Gowa); dan Nurjannah (Gowa).

Caleg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) adalah Ludia Esther Mentansan (Raja Ampat); Riza Villano Satria Putra (Jakarta Selatan); dan Ebert Immanuel Tulle (Malang).

Sedangkan 3 caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) diantaranya dr. Rosaline Irene Rumaseuw, M.Kes (Jakarta Selatan); Ishak Mandacan, SH (Manokwari); dan Fredrik Ronaldo Yesnath (Tambrauw). (Albert Batlayeri)

Babinsa Koramil Jailolo Gagalkan Penyeludupan 33 Kantong Cap Tikus di KM Halbar Pratama

Posted: 26 Aug 2018 10:58 PM PDT

Babinsa Koramil Jailolo Gagalkan Penyeludupan 33 Kantong Cap Tikus di KM Halbar PratamaJAILOLO, LELEMUKU.COM - Babinsa Koramil 1501-03/Jailolo Koptu A Soamole dan Koptu m. Heo berhasil menggagalkan penyelundupan 33 kantong minuman keras illegal jenis Cap Tikus diatas KM. Halbar Pratama Tujuan Pelabuhan Ternate pada Sabtu (25/08).

Penemuan tersebut berawal informasi dari buruh pelabuhan yang secara tidak sengaja menginjak karton berisi minuman keras yang sengaja disembunyikan di dek paling bawah sehingga salah satu kantong kemasan tersebut pecah serta mengeluarkan bau menyengat khas minuman keras tersebut.

Atas kejadian tersebut Buruh tersebut kemudian melaporkan kepada Babinsa yang sedang berada di lokasi kemudian barang bukti tersebut diamankan dan langsung dimusnahkan ditempat disaksikan oleh para Buruh dan masyarakat. Hingga berita ini diturunkan pemilik barang haram tersebut belum ditemukan.

Dalam keterangannya Danramil 1501-03/Jailolo Kapten Inf Hidayah menyampaikan bahwa penangkapan minuman keras tersebut memang berawal dari laporan para buruh namun hal ini menjadi pembelajaran kita bahwa hingga saat ini ada upaya-upaya untuk menyelundupkan minuman keras tersebut dengan menyamarkannya dalam barang bawaan guna mengelabui petugas, untuk itu kita akan berkordinasi dengan pihak syahbandar maupun kepolisian untuk senantiasa mewaspadai adanya upaya penyelundupan minuman keras tersebut. (Penrem 152)

Hartono Beri Jam Komandan ke Prajurit dan PNS di Korem Binaiya

Posted: 26 Aug 2018 10:37 PM PDT

Hartono Beri Jam Komandan ke Prajurit dan PNS di Korem BinaiyaAMBON, LELEMUKU.COM - Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 151/Binaiya, Kolonel Inf Hartono, S.I.P memberikan pengarahan/jam Komandan kepada Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil Korem 151/Bny. Kegiatan tersebut berlangsung setelah Apel Pagi  di Lapangan Upacara Makorem 151/Bny, Kamis (23/08).

Dalam arahannya, Danrem 151/Binaiya meminta kepada seluruh prajuritnya untuk mengerti tentang organisasi, dari tertinggi yakni Angkatan Darat ke Kodam, Kodam ke Korem. Danrem berharap semua harus paham apa yang harus dilakukan sesuai dengan fungsi dan tugasnya dan apa yang tidak boleh diperbuat, sehingga pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sehari-hari dapat terlaksana dengan lancar.

Selain itu, Danrem juga berpesan agar selalu mengantisipasi keadaan sekitar dan lakukan konsolidasi antar seluruh komponen bangsa. Untuk itu saya berpesan kepada seluruh prajurit agar melaksanakan tugas dengan baik dan benar sesuai dengan norma yang berlaku.

"Karena kita aparat TNI, saya perintahkan kepada seluruh Prajurit dan Pns Korem 151/Binaiya tidak boleh arogan kepada siapapun, kita harus berfikir panjang  bahwa apapun yang kita lakukan akan berdampak pada satuan kita," Jelas Danrem.

"Terkait di Tahun 2019 Nanti merupakan Tahun Pemilu, biarpun saat ini jaraknya masih jauh, saya berpesan kalian yang setiap hari berbaur dengan masyarakat agar segala aturan-aturan dan larangan tetap kita ikuti sama-sama".

Dalam akhir arahannya, Danrem berharap agar seluruh Prajurit dan PNS dapat mensyukuri apa yang telah diterima.

"Kita semua harus bisa berfikir bagaimana tentang masa depan kelak, saya harapkan kepada seluruh Prajurit dan Pns Korem untuk gemar menabung demi masa depan dan selalu jaga kesehatan," pungkasnya. (Penrem151)

Satgas Yonif Raksatama Rayakan Idul Adha dengan Khitanan Massal di Morella

Posted: 26 Aug 2018 10:32 PM PDT

Satgas Yonif Raksatama Rayakan Idul Adha dengan Khitanan Massal di MorellaMORELA, LELEMUKU.COM - Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Yonif 711/Raksatama merayakan hari raya Idhul Adha 1439 H  bersama masyarakat dengan menggelar Khitanan massal dan menampilkan tim Marawis Satgas Yonif 711/Rks di Negeri Morela, Kecamatan Leihitu Kab. Maluku Tengah, Jumat (24/08).

Kegiatan bhakti sosial (khitanan massal) di Negeri Morela diikuti kurang lebih 20 peserta dari Negeri Morela dan sekitarnya, yang mana dalam pelaksanaannya khitanan massal tersebut melibatkan beberapa orang tenaga kesehatan Satgas Yonif 711/Rks.

Dalam sambutannya, Dansatgas Yonif 711/Rks Letkol Inf Fanny Pantouw, S.Sos. mengatakan bahwa kegiatan bhakti sosial ini terlaksana berkat kerjasama antara satgas Yonif 711/Rks bersama Babinsa setempat, bukan hanya khitanan massal tetapi juga ada hiburan penampilan tim Marawis Satgas Yonif 711/Rks.

"Kami berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya dan warga Morela khususnya, melalui kegiatan ini juga di harapkan hubungan kekeluargaan antara Satgas Yonif 711/Rks bersama masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga kedepannya dapat membuat kegiatan-kegiatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Disela-sela kegiatan tarsebut Bpk Raja Negeri Morela bapak H. Yunan Sialana mengatakan. "Sudah lama keberadaan Satgas di sini selalu membawa dampak yang baik, tetapi Yonif 711/Rks telah menorehkan kesan nilai plus tersendiri dengan kegiatan-kegiatan yang inovatif salah satunya dengan khitanan massal yang diselingi dengan penampilan tim Marawis ini, "ujar Raja Morela.

"Satgas 711/Rks telah merubah pandangan masyarakat yang dulu takut bertemu TNI sekarang tidak lagi karena sekarang mereka banyak senyum dan menyapa, kami masyarakat Maluku khususnya Negeri Morela mengucapkan sangat berterima kasih kepada satgas Yonif 711/Rks bersama TNI kita bisa, Bersama TNI kita Jaya !!! Bravo 711/Raksatama," tutupnya.

Kegiatan khitanan massal yang di rangkaikan dengan penampilan tim marawis Satgas Yonif 711/Rks mendapat antusias masyarakat, dengan banyaknya masyarakat yang datang menyaksikan jalannya kegiatan. (Penrem151)

RST Latumeten Gelar Pelatihan ATLS

Posted: 26 Aug 2018 10:24 PM PDT

RST Latumeten Gelar Pelatihan ATLSAMBON, LELEMUKU.COM - Rumah Sakit (RS) TK. II Prof. dr. J. A Latumeten mengadakan pelatihan ATLS atau Advanced Trauma Life Support pada Sabtu (18/8). 

Pelatihan ini diikuti oleh 32 dokter umum yang berasal dari Sorong, Makassar, Manado, Namlea, Ambon, MTB, Maluku Tenggara, Namrole, Halmahera Selatan selama tiga hari sejak hari ini Sabtu 18 Agustus sampai dengan 20 Agustus 2018.

Advanced Trauma Life Support (ATLS) adalah salah satu nama pelatihan atau kursus tentang penanganan terhadap pasien korban kecelakaan. 

Pelatihan ini semacam review praktis yang bertujuan agar peserta (khusus dokter) dapat melakukan diagnose secara tepat dan akurat terhadap pasien trauma, dapat mengerjakan pertolongan secara benar dan sistematis serta mampu menstabilkan pasien untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Pelatihan ATLS ini, meliputi kuliah interaktif , demontrasi, group diskusi, latihan ketrampilan langsung termasuk menggunakan binatang percobaan, Pemberian materi Pengetahuan air way, shock, thoracic trauma, baca foto rongent, simulasi dan ujian baik tertulis maupun praktek.

Diharapkan melalui kegiatan ini para peserta dapat berperan menolong para korban kecelakaan agar terhindar  dari kematian atau mengurangi angka kematian akibat trauma. 

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kakesdam XVI/Pattimura dr. Kolonel Ckm Khairulsyah.M.A.R.S, Karumkit RS TK. II Prof. dr. J. A Latumeten Kolonel Ckm dr. Djanuar F, Sp.B dan Wakarumkit RS TK. II Prof. dr. J. A Latumeten Letkol Ckm Tjoung Arman T. Sp.KJ. (Pendam16)

Saatnya Generasi Muda Papua Didorong Jadi Pengusaha Pangan Lokal

Posted: 26 Aug 2018 10:16 PM PDT

Saatnya Generasi Muda Papua Didorong Jadi Pengusaha Pangan LokalJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus mendorong kaum muda untuk tak terpaku pada pekerjaan kantoran. Generasi muda didorong agar lebih kreatif dan menciptakan lapangan kerja, sehingga mampu menghidupi dirinya sendiri dan orang lain.

Salah satu yang kini didorong ada menjadikan para generasi muda sebagai pengusaha pangan lokal. Mengapa demikian, sebab saat ini pemerintah provinsi tengah gencar-gencarnya mensosialisasikan masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) untuk gemar makan pangan lokal.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua Muhammad Musa'ad berharap hal tersebut ditangkap dan dijadikan sebagai peluang pasar bagi kaum muda.

"Apalagi baru-baru ini kami telah bekerja sama dengan Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP), guna meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Bumi Cenderawasih."

"Kerja sama tersebut diantaranya dalam bentuk pelatihan bagi generasi muda, agar lebih terarah dalam menjalankan usahanya, khusus di bidang mikro. Namun sepertinya kami akan mulai mendorong ke arah pengusaha pangan lokal yang sementara ini tengah gencar-gencarnya disosialisasikan Pemprov Papua," terang dia di Jayapura, belum lama ini.

Menurut Musa'ad, generasi muda di Bumi Cenderawasih, tak terlalu berkeinginan kuat untuk mengikuti penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang hendak dibuka dalam waktu dekat. Padahal ada banyak peluang yang dapat diraih untuk menciptakan lapangan kerja sendiri.

Hal demikian bertujuan agar mereka, tak bergantung kepada lapangan pekerjaan yang dibuka pemerintah daerah maupun pusat .

"Apalagi arah kepemimpinan saat ini sudah membuka banyak peluang. Dilain pihak, ada banyak sekali program kerja yang berpihak kepada masyarakat. Makanya, kita pun berharap generasi muda yang ada di Bumi Cenderawasih untuk benar-benar memanfaatkan dengan baik berbagai program itu," ucap dia.

Ditambahkan, peluang untuk bekerja sebagai pegawai negeri sipil akhir-akhir ini semakin terbatas. Oleh karena itu, pihaknya berkeinginan kuat memotivasi para generasi muda untuk dapat berkarya di bidang lain," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua KAPP Merry C. Yoweni bertekad mencetak lebih banyak masyarakat asli Bumi Cenderawasih untuk menjadi pengusaha yang mandiri supaya dapat ikut membangun ekonomi daerah.

Dia mengapresiasi kerja sama dengan Bappeda Papua dalam pengembangan usaha muda di bidang mikro. (DiskominfoPapua)

Peduli Masyarakat Ekano, Satgas Yonif Raksatama Kirim Logistik

Posted: 26 Aug 2018 09:44 PM PDT

Peduli Masyarakat Ekano, Satgas Yonif Raksatama Kirim LogistikMAHU, LELEMUKU.COM - Satuan Tugas Pengamananan Daerah Rawan (Satgas Pam Rahwan) Batalyon Infanteri (Yonif) 711/Raksatama peduli terhadap masyarakat sekitar, hal ini ditunjukkan dengan memberikan bantuan berupa bahan logistik kepada masyarakat Dusun Ekano Desa Mahu Kecamatan Tehoru Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (21/08).

Masyarakat Dusun Ekano merupakan masyarakat di daerah Pulau seram tepatnya di Kabupaten Maluku Tengah yang jarang tersentuh, hal tersebut dikarenakan lokasi Daerahnya yang jauh dari pusat jalan Trans Seram, untuk mencapainya harus berjalan kaki kurang lebih 2 jam dengan medan yang sulit yaitu melintasi pegunungan. Saat ini terdapat kurang lebih 23 kepala keluarga dan 13 Rumah.

Dengan niat yang tulus dan ikhlas demi membantu dan memajukan perekonomian serta memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Dusun Ekano atas perintah Dansatgas Yonif 711/Rks Letkol Inf. Fanny Pantouw, S.Sos. kepada Danpos Tehoru Serda Laode Ikra untuk mengunjungi dan memberikan bantuan serta pelayanan kesehatan untuk masyarakat Dusun Ekano.

Kegiatan tersebut terlaksana dipimpin langsung oleh Danpos Tehoru Satgas Yonif 711/Rks Serda Laode Ikra dan beberapa anggota pos bergerak untuk mengunjungi masyarakat dusun Ekano serta memberikan bantuan berupa obat-obatan, makanan dan pakaian layak pakai.

Menurut Danpos " Dusun Ekano merupakan Dusun yang jarang tersentuh karena tempatnya susah di jangkau jadi atas ijin dan perintah Dansatgas Yonif 711/Rks kami berusaha menjangkaunya untuk memberikan bantuan berupa sembako serta fasilitas kesehatan dan pengobatan gratis."Jelasnya.
"Saya berharap bantuan dan fasilitas kesehatan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat Dusun Ekano " tambahnya.

Menurut kepala adat Dusun Ekano Bapak Serren " kami sangat berterima kasih kepada BKO Satgas 711/Rks karena selama bertahun-tahun baru BKO Satgas Yonif 711/Rks yang datang kesini, kami mohon dengan datangnya Satgas 711 ini bisa membantu kami".

Dengan adanya Satgas 711/Rks yang datang ke Dusun Ekano mereka berharap Satgas 711/Raksatama dapat menjadi kepanjangan tangan untuk menyampaikan aspirasi serta kebutuhan masyarakat kepada pemerintah seperti pembuatan WC umum, air bersih, listrik dan pembuatan jalur jalan menuju ke Negeri.

Pos Tehoru Satgas Yonif 711/Rks memberikan fasilitas kesehatan berupa pengobatan gratis dan bantuan berupa bahan makanan serta pakaian. Bantuan di berikan langsung Danpos Tuhoru Serda Laode Ikra kepada masyarakat Dusun Ekano yang di wakili kepala adat Bapak Serren. (Penrem151)

Korem 151 Rayakan Tradisi Pelepasan Christian Tehuteru

Posted: 26 Aug 2018 09:38 PM PDT

Korem 151 Rayakan Tradisi Pelepasan Christian TehuteruAMBON, LELEMUKU.COM - Komando Resor Militer (Korem) 151/Binaya melaksanakan tradisi pelepasan Pejabat lama Danrem 151/Bny Kolonel Inf Christian K. Tehuteru yang dipimpin langsung oleh Pejabat Baru Danrem 151/Binaiya Kolonel Inf Hartono S.I.P beserta Ibu dan Para Dandim Jajaran serta Para Kasi Korem 151/Bny, Selasa (21/8).

Tradisi pelepasan Pejabat lama Danrem 151/Binaiya tersebut dilaksanakan setelah Apel pagi, dimulai dengan Penyerahan Risalah dari Pejabat Lama ke Pejabat Baru kemudian dilanjutkan pengalungan Syal dan pemberian hand buket bunga dari Pejabat Baru ke Pejabat Lama beserta Ibu.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan dan pengantaran Pejabat Lama beserta Ibu hingga ke pintu Utama Korem 151/Binaiya dengan salam-salaman dan nyayian selamat jalan serta nampak suasana haru personel Korem maupun Kolonel Inf Christian K. Tehuteru beserta Ibu karena hubungan kerja dan kedekatan emosional yang terjalin baik selama ini.

Dalam pelaksanaannya  Pejabat lama juga diberikan kesempatan untuk mencium Bendera Pataka Korem 151/Binaiya dan menerima penghormatan oleh Regu Jajar Korem 151/Binaiya.

Paur Prod Penrem 151/Bny Lettu Inf Sumpena Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tradisi satuan yang harus dilaksanakan terhadap setiap pejabat Danrem, tradisi pelepasan dan pengantaran merupakan salah satu bentuk rasa syukur, terimakasih kepada pejabat lama yang sekian lama telah bersama sama mengabdi di Korem 151/Bny dalam melaksanakan setiap tugas.

"Dengan harapan dapat menjadi bekal serta pengalaman dalam menjalankan tugas ditempat yang baru nantinya serta yang paling penting adalah kecintaan terhadap satuan Korem 151/Bny, dapat terpatri didalam jiwa sehingga terjalin hubungan kekeluargaan yang erat antara sesama keluarga besar Korem 151/Binaiya yang pernah sama-sama berdinas di satuan ini", ungkapnya. (Penrem151)

Pemprov Papua Harap Dukungan BUMN dan BUMD Sukseskan PON

Posted: 26 Aug 2018 09:31 PM PDT

Pemprov  Papua Harap Dukungan BUMN dan BUMD Sukseskan PONJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Pemerintah Provinsi Papua mengharapkan dukungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta pihak swasta, untuk ikut menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Bumi Cenderawasih.

Menurut Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Yusuf Yambe Yabdi, upaya untuk merangkul BUMN, BUMD dan pihak swasta, tak lain karena waktu persiapan pelaksanaan PON XX tinggal menyisakan satu tahun lebih.

"Oleh karenanya, kami berharap semua pihak ikut berpartisipasi dalam persiapan PON, lebih khusus terkait dengan pembangunan venue," imbau Yusuf dalam satu kesempatan di Jayapura, pekan lalu.

Dikatakan, sebenarnya Pemprov Papua sudah mengusulkan anggaran infrastruktur Otsus itu dimasukan kedalam APBN Perubahan 2018. Sayangnya, keterbatasan anggaran mengharuskan usulan itu tak direalisasi.

"Makanya kita terus berupaya supaya anggarannya bisa tersedia dalam APBN induk 2019. Sebab disinilah kesempatan kita untuk supaya anggaran PON ini bisa tersedia dan infrastrukturnya terbangun tepat waktu," ucapnya.

Yusuf juga minta agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masuk dalam kepanitian Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020, agar mempersiapkan laporan persiapan progres (kemajuan) pelaksanaan iven empat tahunan tersebut, yang telah berjalan selama ini.

Sebab OPD sebagai pemerintah dalam kepanitiaan, bertanggungjawab menyiapkan berbagai urusan, seperti membangun venue dan kebutuhan penunjang  seperti transportasi, perumahan, kesehatan dan lainnya.

Yusuf mengakui saat ini persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di lima klaster, telah mencapai diatas 70 persen.

 "Sehingga kita dapat (menargetkan penyelesaian semua) venus di 2019 mendatang. Sebab (sudah ada jaminan dari) penanggungjawab venus yang menyiapkan semuanya sehingga kami tidak ragu. Yang penting setelah kontrak jadi, semua dipastikan harus kerja cepat," terang dia. (DiskominfoPapua)

14 Kabupaten di Papua Belum Peduli Bentuk PPID

Posted: 26 Aug 2018 09:28 PM PDT

14 Kabupaten di Papua Belum Peduli Bentuk PPIDJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Meski Undang-Undang No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik telah mengamanatkan pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), namun sampai detik ini sebagian besar badan publik di Provinsi Papua, belum melaksanakannya.

Hal tersebut disayangkan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Papua Tommy Israil Ilolu.

Menurut dia, mestinya PPID ini sudah terbentuk beberapa tahun yang lalu. Sebab sesuai amanat UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP), batas akhir pembentukan PPID sudah berakhir pada 23 Agustus 2011.

"Namun dari pengamatan kami dari 29 kabupaten dan kota baru 14 yang membentuk. Padahal kami sudah melakukan advokasi, sosialisasi bahkan mendorong dengan berbagai cara. Namun sayangnya, belum ada progres yang berarti sampai sekarang," keluh Israil.

Sementara 14 pemerintah daerah yang sudah membentuk, yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Waropen, Biak Numfor, Mimika, Mappi, Boven Digoel, Pegubin, Yapen, Nabire, Supiori, Merauke, Puncak Jaya dan Keerom .

"Itu pun dari 14 pemda ini ada yang mengaku sudah bentuk, sekitar enam kabupaten belum kirim SK pembentukannya. Artinya sudah mengaku terbentuk hanya secara fisik belum ada, tapi kita terus mendorong supaya PPID di bentuk supaya UU KIP ini bisa berjalan sebagaimana mestinya," tutur dia.

Ditanya soal sanksi bagi pemda atau badan publik yang belum membentuk, menurut dia, secara hukum tak ada. Hanya saja, Biro Humas dan Protokol di provinsi sebagai PPID induk bakal dinilai tidak bekerja maksimal mendorong pembentuk PPID.

Dilain pihak, akan berpengaruh pada pemeringkatan keterbukaan informasi publik di tingkat provinsi.

"Contohnya Papua pemeringkatan keterbukaan informasi publik di 2015-2016, yang mana Provinsi Papua masuk 15 besar. Namun setelah tim Komisi Informasi Pusat datang melakukan visitasi ke Papua, lalu melihat langsung ada banyak kekurangan dan tak adanya ketersediaan data akhirnya pemeringkatan kita kemarin dianulir."

"Ini tentunya cukup memalukan kita di provinsi sebab ketika tim Komisi Informasi Pusat datang kita tidak bisa berbuat apa apa. Sebab pelayanan itu kan bukan dikasih tahu lalu kita siap memberikan data."

"Artinya data yang diminta publik mesti siap sedia diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Inilah fungsi dan tugas PPID. Bagi badan publik yang sudah bentuk PPID saja masih kesulitan menyampaikan data apalagi yang sama sekali belum membentuk, ini tentu akan lebih sulit," serunya.

Pada kesempatan itu, dia mengapresiasi seluruh badan publik di tingkat provinsi yang sudah membentuk PPID. Dia berharap 52 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang ada dapat meningkatkan pelayanan guna mewujudkan keterbukaan informasi publik diatas negeri ini. (DiskominfoPapua)

Pembudidaya Rumput Laut di Papua Diminta Tingkatan Produksi

Posted: 26 Aug 2018 09:24 PM PDT

Pembudidaya Rumput Laut di Papua Diminta Tingkatan ProduksiJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Kepala Dinas Keluatan dan Perikanan Papua, FX.Mote minta para pembudidaya rumput laut untuk meningkatkan produksi, guna menyambut ketertarikan terhadap sejumlah negara.

"Kualitas rumput laut Papua ini cukup baik dan banyak mendapat atensi negara-negara di dunia. Sebab bisa digunakan sebagai bahan dasar kosmetik, tetapi juga campuran makanan. Makanya, kita ajak pembudidaya untuk bisa meningkatkan hasil produksi," terang Mote belum lama ini.

Menurut dia, pada program kerja 2018 ini, instansinya memacu pembudidayaan rumput laut, guna mendorong hasil pengembang-biakannya untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor ke luar negeri.

Hanya untuk saat ini, memang kebutuhan ekspor rumput laut setiap bulannya belum mampu dilaksanakan secara berkelanjutan. Hal demikian dikarenakan pembudidaya belum mampu memenuhi permintaan pasar.

"Oleh karena itu, pada tahun ini kita terus menggenjot hasil budidaya rumput laut masyarakat. Supaya hasil produksinya bisa meningkat. Dilain pihak, pada tahun-tahun yang akan datang bisa dilakukan ekspor secara berkelanjutan minimal sebulan sekali, ke negara-negara di seluruh dunia," harap dia.

Sementara selain mendorong peningkatan hasil produksi terhadap para pembudi daya, Mote mengajak seluruh investor, baik di dalam maupun luar negeri untuk mau menanamkan modalnya pada pengembangan rumput laut Papua.

"Siapa pun dia kita ajak mari datang berinvestasi di Papua. Kita dengan tangan terbuka siap membantu dan memfasilitasi rencana itu."

"Intinya baik investor maupun para pembudi daya siap saya minta siap untuk menyambut tantangan itu. Sehingga mampu memenuhi pasaran di provinsi tertimur Indonesia ini. Apalagi beberapa waktu lalu Direktur Utama PT Pelindo IV (Persero), Doso Agung sudah mendorong kita untuk membudidayakan rumput laut. Dengan demikian kita ingin rumput laut kedepan dijadikan salah satu komoditas ekspor utama," pungkasnya. (DiskominfoPapua)

Kodam Pattimura Terima Penyuluhan P4GN

Posted: 26 Aug 2018 09:20 PM PDT

Kodam Pattimura Terima Penyuluhan P4GNAMBON, LELEMUKU.COM - Seluruh prajurit baik Perwira, Bintara dan Tamtama maupun Pegawai Negeri Sipil serta Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVI/Pattimura menerima penyuluhan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Selasa, (21/8) di Baileo Slamet Riyadi, Makorem 151/Binaiya.

Sesuai dengan perintah Panglima TNI bahwa TNI harus bersih dari penyalahgunaan narkoba, maka sosialisasi P4GN kepada prajurit merupakan langkah positif dan sangat bermanfaat dalam mewujudkan personel TNI yang kuat dan mampu berfikir sehat sehingga tidak terjerumus penyalahgunaan narkoba.

Sambutan Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Suko Pranoto yang dibacakan Asintel Kasdam XVI/Pattimura, Kolonel Inf R. Suranto, S.I.P mengucapkan "Selamat Datang" sekaligus menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Tim penyuluhan Bahaya Narkoba, yang telah meluangkan waktu untuk memberikan Penyuluhan Bahaya Narkoba kepada Prajurit dan PNS Kodam XVI/Pattimura serta Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVI/Pattimura.

"Saya sangat menyambut baik kegiatan penyuluhan ini, karena melalui penyuluhan ini para peserta sekalian akan memperoleh gambaran, informasi dan pengetahuan serta menambah wawasan tentang bahaya Narkoba", kata Pangdam.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNNP Maluku Drs. Mochamad Aris Purnomo dalam sambutannya mengatakan dalam 1 (satu) tahun ada 8000 yang meninggal akibat Narkotika, jadi kasus ini sudah masuk dalam kategori darurat, untuk itu mari sama-sama kita perangi bersama tentang penyalahgunaan Narkoba di Indonesia.

"Khususnya TNI, Polri dan BNNP saya minta untuk bersinergitas melawan dan memberantas penyalahgunaan narkotika. Hancurnya generasi saat ini karena narkoba, untuk itu penanganan pemberantasan Narkoba bukan hanya tugas TNI-Polri dan BNNP tapi ini merupakan tanggung jawab kita bersama", ajak Kepala BNNP Maluku.

Lebih lanjut dikatakan, perang Jaman Now adalah perang tanpa senjata yaitu melawan narkoba. Daya rusak narkoba lebih besar dibandingkan dengan terorisme. Seluruh lapisan masyarakat telah terkontaminasi oleh narkoba. Narkoba juga telah menyebar keseluruh pelosok wilayah dan menyasar ke kalangan anak. Jalur masuk narkoba di indonesia terutama melalui jalur laut (Pelabuhan tidak resmi) atau jalur tikus.

Selain untuk memberikan pemahaman terhadap narkoba dan obat-obat terlarang serta dampak buruknya, tujuan utama pelaksanaan sosialisasi P4GN tidak lain mengupayakan pencegahan dan pemberantasan terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba dengan melibatkan peran serta segenap elemen masyarakat dan instansi pemerintah terutama TNI.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan  tes urine bagi seluruh peserta sosialisasi. Tes urine merupakan program rutin yang harus dilaksanakan sebagai tindakan preventif untuk mencegah anggota Kodam XVI/Pattimura dari bahaya Narkoba.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasdam XVI/Patimura Asep Setia Gunawan S.I.P., para Dansat/Kabalak Jajaran Kodam XVI/Pattimura, para Prajurit, Ibu Persit dan PNS Kodam XVI/Patimura.(Pendam16)
Share 2 WA Share 2 G+